Saturday, April 27, 2013

Pameran Photo Panda Klik Kapuas Hulu 2013


Sempat awam dengan program WWF yang diberi nama Panda Klik tapi akhirnya, saya harus mengakui bahwa program ini adalah cara yang smart untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan photografi dimana masyarakat biasa yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan, petani, buruh dan profesi biasa diajari teknik photografi guna merekam kejadian sehari-hari dan pesan yang ingin disampaikan lewat fhoto-fhoto tersebut. Mereka juga diajarkan untuk mempresentasikan apa yang ingin disampaikan melalui hasil jepretan tersebut, dengan cara berkomunikasi yang baik, masalah atau kendala yang mereka hadapi kemudian apa yang sudah mereka capai sehingga presentasi mereka benar-benar tidak kalah dengan lulusan perguruan tinggi manapun...ciyuuuusss deehh..








Pameran photo Panda Klik telah berlangsung selama dua hari dan akan berakhir esok tanggal 28 April 2013 bertempat di Indoor putussibau Kapuas Hulu, puji Tuhan..putussibau sekarang tidak terlalu membosankan lagi yaaa.....Congrat untuk seluruh photografer Panda Klik, sukses dan terus berkarya, terima kasih karena sudah membuka mata bahwa ternyata Kapuas Hulu begitu kaya..alamnya, manusianya...dan semoga bumi tetap lestari, Salam Cinta Bumi!

Thursday, April 25, 2013

Cerita Menjelang Kemarau

Tentang berjuang...
Musim kemarau sepertinya telah datang menghampiri, dasar sungai mulai terangkat ke permukaan..namun sore hari disenja sungai kapuas masih bercerita tentang seribu musim yang telah dilalui...orang-orang yang bergantung padanya seolah sungai kapuas adalah ibu pertiwi, tempat segalanya lebur menjadi pesona keindahan yang kadang berwarna jingga, keemasan, biru langit dan merah saga sang surya yang pulang ke peraduan..disini,...cinta anak negeri, rindu bahwa dimasa depan..sungai kapuas masih bisa menjadi momen menakjubkan demi masa yang berlalu...

Nelayan merapikan jala, mengakhiri hari..kemurahan Tuhan seperti sungai yang mengalir, tiada henti mengalirkan berkatNya dan semesta yang Ia ciptakan adalah untuk satu maksud bagi kehendakNya..agar kita jaga..kita pelihara...kita nikmati..karena hidup adalah tentang bersyukur untuk semua yang Dia anugerahkan...





permukaan sungai yang terangkat ke permukaan menjelang kemarau menyisakan  tempat
yang nyaman untuk bersantai menikmati sore nan indah

Selalu bercerita tentang mereka....
tentang hidup?
Tentang menoreh arti?
Sukacita dan kepolosan mereka
Bagaimana kita mengisi hidup...?
Seperti langit senja dengan gradasi warna...
Sukacita, kesedihan, keindahan, kekelaman...itu hanya cerita....tentang hidup yang sejajar dengan waktu...

Sunday, March 31, 2013

Susur Sungai Kapuas, Edisi Balek Kampoeng

Perjalanan berakhir di kecamatan Selimbau, tempat aku tumbuh dan dibesarkan
Paskah tekah tiba, kesempatan untuk balik kampung saya gunakan sebaik-baiknya untuk menjepret momen sungai kapuas. Memilih jalur sungai kapuas dengan dua alasan, pertama karena transportasi darat saat ini agak sulit, karena satu-satunya bis yang masuk ke kampungku sedang untuk sementara berhenti beroperasi, kemudian karena keinginan ingin merekam momen lanscape sungai kapuas untuk menambah koleksi foto-foto lanscapeku..perjalanan selama dengan jarak tempuh kira-kira 5 jam itupun karena beberapa kali menggunakan jalur pintas yang hanya bisa dilalui dimusim pasang, tiba di Selimbau kira-kira pukul 2 siang saat matahari bersinar dengan terik. Cuaca yang panas, cerah didukung langit biru berawan menjadikan perjalanan ini begitu indah sekaligus menyakitkan membakar kulitku. Namun, rasanya kepenatan harus duduk bersempit ria didalam Speedboat kapasitas 6 orang terbayar dengan beberapa image LS yang indah ini, have a nice journey with me ...

kadang-kadang mereka berinteraksi sesama penyampan

lanscape pondok-pondok-pondok para pekebun musiman di musim kemarau

Motor Bandung, salah satu alat angkutan dan juga transportasi penghubung
Rumah-rumah gertak (Jembatan Kayu) bertiang tinggi di Selimbau

Bentangan pasir putih disalah satu tepian pantai yang landai
orang-orang menggunakan speedboat guna menunjang aktivitas sehari-hari karena ketiadaan transportasi darat
Pohon yang mati dipinggir sungai
Aktivitas orang membakar semak untuk persiapan berkebun di musim kemarau, tanah disepanjang tepian sungai kapuas sangat subur dan kaya akan unsur organik yang akan memberikan kesuburan tanaman


Wednesday, March 13, 2013

Lanscape Karangan Sisik

Salah satu tempat favoritku untuk menjelajahi keindahan lanscape kapuas hulu adalah karangan sisik yang memiliki padang rumput luas membentang. Langit biru dan pemandangan matahari terbenam di sore hari menjadi paduan keindahan yang tak lekang...







Thursday, March 7, 2013

Putussibau, kala banjir menerpa

Putussibau termasuk kota yang terdiri dari daratan rendah dan diapit oleh sungai kapuas. Topografi tersebut menjadikan kota putussibau seringkali dilanda banjir yang kadang terjadi satu sampai beberapa kali dalam setahun. Meskipun cukup menjengkelkan karena hampir semua aktivitas jadi sedikit tersendat, namun selalu ada sisi lain yang patut disyukuri...inilah momen-momen banjir yang sempat diabadikan di kamera sakuku.





Bisnis jalan terus

Parkir di jalan raya utama
jalan K.S. Tubun termasuk daratan paling tinggi tak luput
Piknik banjir dijalan raya

simpang empat diamon
Piknik musiman
tetap bersuka cita
Kantor terendam semua
jalan K.S. Tubun Putussibau
Kantor Bupati nyaris terendam
ngajak anak main air
Sepertinya Bappeda harus merencanakan pindah ibu kota Putussibau 

Sunday, February 24, 2013

Meriahnya Cap Go Meh di Putussibau




Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Istilah ini berasal dari dialek hokkian dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam). Ini berarti, masa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama lima belas hari. Perayaan ini dirayakan dengan jamuan besar dan berbagai kegiatan. Di taiwan ia dirayakan sebagai festival lampion. Di Asia Tenggara ia dikenal sebagai hari valentine Tionghoa, masa ketika wanita-wanita yang belum menikah berkumpul bersama dan melemparkan jeruk ke dalam laut - suatu adat yang berasal dari Penang, Malaysia.


Perayaan Cap Go Meh di putussibau tahun ini dipusatkan di Pasar Merdeka, tumpah ruah oleh pengunjung sampai-sampai saya tak bisa bersaing untuk mendapatkan angle foto yang bagus. Luar biasa antusiasnya penonton..mungkin karena dampak kurangnya hiburan di Putussibau..sepertinya di tahun mendatang panitia mesti memikirkan area yang lebih luas dan leluasa untuk penampilan Naga yang kesulitan untuk memulai atraksinya akibat kendaraan yang hilir mudik dijalur yang sempit…ya deh, selamat Cap Go Meh saudara-saudara tionghoa semoga mendatangkan suka cita bagi kita semua..amiiinn


Saturday, February 23, 2013

Warna-warni Senja

Senja selalu menawarkan warna-warni yang begitu indah takala matahari terbenam...seakan senja memang diciptakan untuk membuang segala kepenatan setelah beraktivitas seharian....
Senja melambangkan segala keagungan dalam cahayanya yang keemasan....
Menikmati penghujung hari, senantiasa membuat hati kembali bening dan dilingkupi rasa syukur tak terkira...
atas perlindunganNya sepanjang hari....
Dan Ia hadiahi senja yang indah..untuk melengkapi hari yang Tuhan beri...