Sunday, June 3, 2012

Sore hari dimusim kemarau, Sungai Kapuas

Musim kemarau bagi daerah hulu sungai kapuas menciptakan romantisme tersendiri. Apabila didaerah-daerah lain kekeringan akan jadi masalah yang menimbulkan kesulitan tersendiri, maka lain hal untuk kota putussibau musim kemarau selalu dinanti-nanti karena itu artinya saat debit air sungai menyusut maka akan menyisakan karangan atau permukaan sungai yang berbatu-batu kecil dan air juga akan cenderung jernih dari biasanya sehingga menjadi tempat yang ideal untuk bersantai dan berenang disore hari. Bersyukurlah bahwa kita masih bisa menikmati keindahan sungai kapuas dimusim kemarau, mari kita jaga dari segala bentuk polusi sampah dan kimiawi lainnya yang dapat mencemari kebersihan sungai yang kita cintai.

membersihkan kembali jala setelah habis digunakan

membeli ikan fresh from Nature

Tuesday, May 15, 2012

Aku aja







Little Bird

Iseng-iseng nungguin acara perpisahannya  keponakanku, eh ada burung sedang nakring diranting kering..cakep juga


Ini lagi...


Mencari apa dirimu burung kecil...?

ngelamunin apa?




Spyder sang Penenun Jala

Ternyata objek makro tak jauh-jauh, ada dihalaman rumah sendiri..nih hasilnya




Nih ini lagi...cakep kan?


Lagi.....


Thursday, April 19, 2012

Si Burung Kuntul Kecil yang cantik

Burung bernama lokal Kuntul Kecil, bernama latin Egretta Garzetta atau ardedae, inggrisnya bernama Little Egret banyak terdapat disepanjang pinggiran sungai kapuas. Tubuh berukuran sedang (60 cm) berbulu putih bersih, tengkuk berbulu tipis panjang, bulu pada punggung dan dada berjuntai, kulit muka merah kejambuan. Iris kuning, kulit muka kuning kehijauan, paruh dan tungkau hitam. Memiliki kebiasaan makan dalam kelompok tersebar kadang menyambar mangsa dari tepian dan terbang dalam formasi V saat kembali ke sarang di sore hari. Makanan, ikan, krustasea, katak, serangga air, belalang dan kadang menjadi cleaning service bagi sekumpulan sapi. Bersarang dalam koloni bersama jenis burung air lain, terbuat dari tumpukan ranting yang mendatar pada pucuk pohon diatas air. Burng ini memiliki telur berwarna biru pucat dengan jumlah 3-4 butir telur. Masa berkembang biak yaitu pada bulan Desember-Maret, Februari- juli. Habitat asli disawah, sungai, tambak, mangrove, gosong lumpur dan pasir dan tersebar diketinggian 900 m dpl.

Tersesatkah engkau dari kawanan kawan?

Inilah hasil fhoto kemarin sore ketika tanpa sengaja saya sedang duduk santai diteras atas rumah, mata saya melihat kesebuah pohon ditepi sungai belakang rumah, ternyata ada seekor burung kuntul yang sedang ngaso, mungkin dia teringgal kawanan atau apa, ketika saya dekati burung tersebut tetap tenang dan tidak seperti biasanya bila saya mendekati kawanan yang mencari makan maka mereka akan kabur secepatnya.