Tuesday, February 28, 2012

Pesona Anggrek Tebu Hutan Tropis Kapuas Hulu

Fhoto Taken By DB

Nama akhir anggrek tebu mengingatkan saya pada tumbuhan beruas-ruas yang suka saya kunyah ketika kecil, dengan gigi lagi. Bayangkan kalau gigi tidak kuat bisa copot saudara-saudara. Dalam perjalanan ke sebuah hutan didaerah jaung II teluk aur bunut hilir saya beruntung  dapat mengabadikan bunga anggrek tebu yang sedang mekar dengan indahnya, mengingatkan saya pada rumah masa kecilku yang dibelakang terdapat sebuah sungai dengan pohon-pohon besar dan disalah satu pohon tersebut hiduplah anggrek tebu ini yang akan memunculkan bunga-bunga pada waktu-waktu tertentu persis seperti yang saya jumpai diteluk aur ini.
So, apakah anggrek tebu rupanyanya seperti tebu sampai dikasih nama anggrek tebu?..mari kita analisa dengan seksama.So, apakah anggrek tebu rupanyanya seperti tebu sampai dikasih nama anggrek tebu?..mari kita analisa dengan seksama.
Anggrek tebu memiliki nama beken Grammatophyllum speciosum katanya merupakan anggrek terbesar, paling besar dan paling berat diantara jenis-jenis anggrek lainnya. Dalam satu rumpun dewasa, anggrek tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang malai hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm. Itulah sebabnya tanaman ini layak menyandang predikat sebagai anggrek terbesar dan terberat atau anggrek raksasa.

Anggrek tebu sering disebut juga sebagai anggrek macan (meskipun rancu Grammatophyllum scriptum yang memiliki nama serupa), anggrek harimau, dan anggrek ratu. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sugar Cane Orchid, Giant Orchid, atau Queen of the Orchids. Dalam bahasa latin (nama ilmiah) anggrek tebu disebut sebagaiGrammatophyllum speciosum yang bersinonim dengan Grammatophyllum cominsii(Rolfe 1891), G. fastuosum (Lindl. & Paxton 1851 & Paxton 1851), G. giganteum (Rchb ex Blume. 1877), G. macranthum (Rchb. 1862), G. pantherinum (Rchb. 1878), G. pantherinum (Rchb.f 1878), G. papuanum (JJ Sm.), G. sanderianum (hort. 1893), G. wallisii (Rchb. 1877),Pattonia macrantha (Wight 1852).



Ciri-ciri. Ciri utama anggrek tebu adalah ukurannya yang besar. Malai dapat tumbuh mencapai ketinggian 2,5 – 3 meter dengan diameter sekitar 1,5-2 cm. Dalam setiap malai bisa memiliki puluhan, bahkan mencapai seratus kuntum bunga yang masih-masing bunga berdiameter sekitar 10 cm. Sosok batangnya ini memang mirip dengan tebu lantaran itu kemudian anggrek ini terkenal sebagai anggrek tebu.
Bunga anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum) berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna coklat, merah atau merah kehitam-hitaman. Bunga anggrek tebu tahan lama dan tidak mudah layu. Meskipun telah dipotong dari batangnya bunga raksasa yang super besar dan berat ini mampu bertahan 2 bulan.
Persebaran dan Konservasi. Tanaman anggrek tebu tersebar secara alami mulai dari Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, hingga New Guinea. Di Indonesia anggrek tebu tersebar ulai dari pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Tanaman bunga anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum) tumbuh di sela-sela atau pangkal pohon besar di daerah dataran rendah yang beriklim tropis. Anggrek tebu membutuhkan sinar matahari langsung.
Keunikan dan langkanya tanaman anggrek terbesar dan terberat ini membuat anggrek tebu menjadi salah satu anggrek yang dilindungi di Indonesia.


Menarik bukan ? ternyata Kapuas hulu kaya akan jenis anggrek ini, dan saya bersyukur kepada Tuhan telah memberikan kesempatan untuk menikmati keindahan anggrek tersebut di habitat aslinya. Sepertinya anggrek ini hanya bisa hidup pada tipe hutan rendaman karena menumpang sebagai parasit dipohon induk, bahagia sekali rasanya bisa menelusuri hutan tropis yang kaya akan berbagai spesies hewan dan tumbuhan.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Liliopsida Ordo: Asparagales Famili: Orchidaceae Subfamili: Epidendroideae Suku: Cymbidieae Genus: Grammatophyllum Spesies: Grammatophyllum speciosum.
Nama Binomial: Grammatophyllum speciosum ( Blume 1825). Nama Indonesia: Anggrek tebu
Referensi: orchids.wikia.com; anggrek.org (gambar)
Sumber Artikel :
ps://alamendah.wordpress.com/2010/07/18/anggrek-tebu-grammatophyllum-speciosum-anggrek-terbesar/

No comments: